Skip to main content

NASIONAL - HUKUM Kantongi Identitas Peretas Situs Polri


AKARTA - Situs resmi Mabes Polri di www.polri.go.id sepekan yang lalu dibajak orang. Aksi itu tidak disepelekan oleh Korps Bhayangkara. Penyidik unit cybercrime Bareskrim Polri sudah menemukan titik terang pelaku yang berhasil mengubah situs polisi menjadi situs "jihad" itu.
   
"Ya, sudah diketahui. Pelakunya lebih dari seorang," ujar Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri  Kombes Boy Rafli Amar, kemarin. Dari penelusuran, website itu dicoba diserang dari luar negeri. "Tapi, pelakunya yang di Indonesia juga ada," kata Boy.
   
Siapa? Mantan Kanit Negosiasi Densus 88 Polri ini belum mau membuka. "Tunggu dari Bareskrim saja," katanya. 

Menurut Boy, sang hacker dapat dijerat dengan Pasal 30 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 yang berbunyi "Setiap orang tanpa hak secara melawan hukum menerobos sistem jaringan elektronik yang mengakibat suatu pelanggaran dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara.

Situs Polri diretas pada 15 Mei 2011 lalu bersamaan saat Densus 88 menggelar operasi di Sukoharjo yang menewaskan dua orang yakni Sigit Qurdowi dan Hendro Yunianto. Saat itu, jika situs resmi Polri di alamat www.polri. go.id dibuka yang muncul hanya halaman putih kosong. Domain tersebut tidak bisa diakses sama sekali.

Namun, setelah diarahkan ke alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html muncul tampilan warna hitam dengan gambar dua orang siluet. Salah satunya sedang mengangkat bendera. Di atas foto tersebut terdapat tulisan berisi pesan kepada umat Islam untuk mendukung mujahidin.

Dalam situs itu tertulis "Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah Bangkitlah singa-singa Islam Memperingati Hari Nakba Mengingat apa yang telah mereka perbuat kepada umat muslimin di negeri muslimin. Harus tetap sadar akan upaya pembusukan Islam dan jihad yang dilakukan intelejen dan pejuang pejuang anti syariah Islam.

Hingga tiga hari  dari tanggal 15-18 Mei 2011 situs Polri down dan tidak bisa diakses. Baru tanggal 19 Mei lalu, situs normal lagi. "Kita tidak anggap sepele masalah ini. Yang menangani penyidik Cybercrime," tegas Boy.

Secara terpisah, sumber Jawa Pos menjelaskan, hacker itu menggunakan sistem retas cermin (mirror site). "Seolah-olah kalau dicek biasa situs dikendalikan dari Kazakhstan. Tapi, setelah diteliti lagi, dari Jakarta," katanya kemarin. 

Apakah pelaku sudah teridentifikasi? Menurut alumni kursus ahli cybercrime dan kejahatan transnasional Sydney Australia 2007 itu, dari identitas digital sudah terlacak. "Nanti, dikombinasikan dengan penelusuran manual dan bantuan dari teman-teman ID SIRTII akan diketahui," katanya.

ID SIRTI adalah singkatan dari  Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure. ID-SIRTII memiliki tugas pokok yakni melakukan pemantauan dini, pendeteksian dini, peringatan dini terhadap ancaman terhadap jaringan telekomunikasi dari dalam maupun luar negeri khususnya dalam tindakan pengamanan pemanfaatan jaringan. (rdl/iro)
sumber:http://www.jpnn.com/read/2011/05/23/92812/Polisi-Kantongi-Indentitas-Peretas-Situs-Polri-

Comments

Popular posts from this blog

Tiga komponen utama dalam komputer

     Komputer dewasa ini bukan lagi menjadi bahan yang mewah, apalagi hanya dimiliki oleh orang kaya. Akan tetapi sudah menjadi kebutuhan sekunder bahkan merambah ke kebutuhan primer bagi beberapa orang yang memiliki profesi yang erat hubungannya dengan informasi, bisnis, ataupun dunia pendidikan. Bahkan sekarang mulai berkembang dengan maraknya para pelajar yang memiliki laptop dengan harga yang mulai terjangkau semua kalangan. Kali ini akan saya bahas sedikit tengtang komponen utama dari sebuah komputer ataupun laptop.      Pada umumnya sebuah sistem komputer tersusun atas tiga elemen, yaitu : 1 Hardware (Perangkat Keras), merupakan rangkaian elektronika. 2 Software (Perangkat Lunak), merupakan program yang dijalankan pada komputer. 3 Brainware (SDM).      Sementara itu Hardware sendiri terbagi dalam tiga bagian utama yaitu: 1. Processor, merupakan bagian dari perangkat keras komputer yang melakukan pemprosesan ar...

Membuat Program Mesin Atm Sederhana dengan Java

 kali ini saya akan berbagi source code mesin atm menggunakan bahasa java,tentunya kalian tidak asing dengan mesin atm terutama buat mahasiswa rantau yang tiap bulan dikirimi uang lewat transfer bank nah bagaimana sih code dibalik atm tersebut?langsung saja kita lihat source code berikut... ingat! AMATI TIRU MODIFIKASI! 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 import java.util.Scanner ; public class atm { static boolean berjalan = true ; static int totalsaldo ; static void Menu () { int pilihanmenu ; Scanner keyboard = new S...

Microsoft Tawarkan Bayaran ke Media untuk Tinggalkan Google

Persaingan antara Google dan Microsoft memasuki babak baru memperebutkan konten media online. Raksasa pembuat software itu dikabarkan berencana membayar media manapun yang bersedia menghapus semua kontennya dari hasil pencarian Google. Sebelumnya Microsoft berhasil menggandeng Yahoo untuk memperkuat bisnis mesin pencariannya yang diberi nama Bing. Menurut sumber yang dilansir AFP, hal tersebut tengah dibicarakan antara Microsoft dengan Rupert Murdoch, pengusaha kawakan yang memiliki jaringan media terkemuka News Corp. Dasar pemikiran yang mendasari tawaran tersebut adalah penyedia search engine tidak boleh seenaknya mengindeks konten-konten media tanpa memberikan bayaran. Sebelumnya, Murdoch sempat melontarkan rencananya menghapus semua konten medianya dari hasil pencarian Google dalam dua tahun. Apa yang dilakukan Google selama ini menurutnya merugikan media karena tak memberi kompensasi signifikan terhadap hasil yang diperoleh Google. Nilai bisnis yang didapat dari hasi...